July 10, 2008

.: Musim panas di Doha :.

Filed under: Qatar - Doha — admin @ 6:48 pm

periode juni-september adalah musim panas di Doha, dan pada umumnya orang2 yang bekerja di Doha akan mengambil cuti pada periode ini. alasan utama memang karena cuaca yang kurang bersahabat, gila ajah kalau siang hari itu bisa mencapai 52 der celcius. dan juga dalam periode ini bertepatan dengan libur sekolah, jadi memang pas bgt waktunya utk balik ke negara masing2 untuk berlibur.

Musim panas ini saya tidak pulang, saya rencana pulang akhir tahun, target sih bulan october - november. kalau dihitung dari sekarang masih ada sekitar 3 bulan lagi. Dan dalam 3 bulan ini harus pintar2 mencari kegiatan biar tidak bosan.

Yang paling dekat satu bulan ke depan kayaknya bakal seru sih, saya akan tinggal di rumah Mbouw family, karena Kak Keke dan anak2 (Vina and Vanny) bakal cuti ke Indonesia, jadi diajakin tinggal di rumahnya utk nemanin Bang Nokke. rencana sih akhir minggu ini bakal pindahan kesana.

Untuk kegiatan olahraga juga harus lebih rajin lagi nih, yang rutin sih masih main bola ajah setiap jumat pagi, bareng teman2 di PerSiQa (persatuan sepakbola orang Indonesia di Qatar). rencana juga mau rutin main di qtel club, disana ada tennis meja, gym, tapi harus ada teman sih biar enak kalau main kesana.

Tapi intinya harus pintar2 nih utk membuat kegiatan sendiri, agar tidak bosan.

April 2, 2008

::Menonton Langsung MotoGP 2008 Qatar::

Filed under: Qatar - Doha — admin @ 11:38 pm

ducati_natal1.jpg

Finally … Tiba juga waktunya merasakan manfaat jauh2 datang ke negeri gurun pasir ini, he..he.he… walaupun hanya sekedar menonton langsung MotoGP dari Grand Stand, tapi paling tidak ini tidak mungkin dilakukan kalau di Indonesia, hari Minggu, tanggal 9 Maret 2008, MotoGP 2008 diadakan di Doha, dan untuk yang pertama kalinya Racing MotoGP dilakukan pada malam hari.

Dengan bantuan sinar lampu, walaupun sudah pukul 11 malam, tetapi Losail International Circuit tetap terang benderang, dan dipenuhi dengan orang2 yang tentunya sebagian besar berdomisili di Doha, Maklumlah karena disini hiburan masih jarang, jadi kalau ada event2 international begini pasti langsung diserbu, dan lagipula memang MotoGP termasuk event yang penggemarnya banyak karena hampir semua usia masuk kategori dan juga harga ticket nya sangat terjangkau.

Nah, yang paling menarik lagi, kebetulan seri sebelum MotoGP ada seri 250cc yang mana salah satu pesertanya Pembalap dari Indonesia (doni), dan karena ini warga Indonesia yang nonton malam itu sangat banyak, Pokoknya seru deh, serasa di Jakarta aja malam itu, karena tiba2 ajah disamping terdengar orang ngomong bahasa jawa timur dengan logatnya yang sangat kental, dan pas mau jalan ke Toilet dengar obrolan dalam bahasa sunda, yang paling takjubnya teriakan2 dengan logat Batak pun sangat banyak kedengaran, terakhir ketahuan ternyata banyak orang Batak disana… Hmmm.. pada titik ini aq bangga dengan quote “Be Your Self” karena ternyata orang Batak itu ada dimana2.

Kembali ke topik, apa sih yang paling umum diketahui orang kalau ditanya tentang MotoGP? pasti kebanyakan orang langsung kepikiran Sang Doctor, siapa lagi kalau bukan Valentino Rossi, Sang Juara yang sudah beberapa kali jadi juara dunia dalam event ini, Sama halnya orang kalau ditanya Sepak Bola, mungkin akan langsung keingat Ronaldo… Memang bisa dikatakan 10 tahun terakhir Rossi menjadi aktor utama dalam MotoGP..

Malam itu Rossi Start di posisi 6, tetap hebatnya setelah lap ketiga, Rossi sudah berada pada posisi Pertama, tapi sangat disayangkan karena keterbatasan kecepatan Mesin Yamaha pada track lurus, pada akhir lomba Rossi kali itu tidak berhasil menjadi juara, kekurangan pada mesin Yamaha ini memang sudah sejak lama dikomplain Rossi dan Yamaha pun sudah mengetahuinya, cuma mungkin belum ketemu solusinya…

Tapi yang pasti pengalaman baru pada malam itu benar2 Luar Biasa, apalagi karena ini pengalaman pertama kali nonton langsung event international :) , Melihat langsung Valentino Rossi “The Doctor”, jumlah penonton yang banyak dan suara deru motor yang sangat keras sekali adalah hal baru dan menjadi pelajaran penting, dimana sekali lagi kalau mau nonton acara beginian harus bawa penutup telinga (for sure, it is really “Bising”)

Yang terakhir, diantara 3 orang pemenang undiannya, ada satu orang Indonesia yang dapat Motor Gede sejenis dengan yang dipakai para pembalap di motoGP :) kira2 motornya mirip dengan Ducatti yang ada di foto diatas, he.he.he kalau ini mah nebeng ambil foto :)

Salam

November 15, 2007

:: Karwa di Doha ::

Filed under: Qatar - Doha — admin @ 2:19 pm

karwa.jpg

Kalau anda baru datang ke Doha maka anda akan butuh benda yang satu ini, Karwa adalah bahasa arab dari Taxi, Jadi kalau di doha nyari taxi tidak akan ketemu, tetapi kalau nyari Karwa, banyak berseliweran di sepanjang jalan di Doha.

Saat ini, berhubung belum punya Driving License (kasihan bgt ya…) saya masih betah aja tiap hari pulang pergi ke kantor naik Karwa, kata teman2 sih secepatnya aja ngurus Driving Licence, tapi itu dia, di doha susah dan ribet ngurus benda yang satu ini, jadi saya putuskan untuk bersabar dulu. Berharap saya stabil dulu di Doha baru nanti mungkin awal tahun depan baru enroll di Driving School untuk dpt Driving License.

Nah, masalah argo karwa, mahal ga ya?

dibilang mahal, memang relatif mahal kalau di banding di jakarta, tapi itupun karena kursnya juga udah tinggian QR (Qatar Currency). Pokoknya info dari orang Indonesia supir Karwa langganan saya (Pak Tavi), per KM dihargai 1 QR, jadi sarannya kalau mau tahu supir karwanya nipu atau ga, perhatiin aja meteran pas buka pintu, dan pas mau bayar perhatiin lagi meterannya berapa, terus kurangin deh, ntar di kaliin 1 QR. kalau pas dan kira tidak jauh bedanya berarti si supir karwanya jujur (meterannya tidak dikerjaiin), tapi kalau bedanya jauh, segeralah telp kantor polisi/Murur terdekat (sambil ingat mencatat nomor karwanya).

Ok teman2 sekian dulu penjelasan singkat tentang Karwa/Taxi, semoga kalau teman2 ntar pertama kali nyampe di Doha tidak bingung lagi kalau mau nyari Taxi.

Kerja dulu lagi ahh.

August 17, 2007

:: About Qatar and Doha ::

Filed under: Qatar - Doha — admin @ 3:45 pm

doha-at-night-3.JPG

If you were in Indonesia and interested with Doha - Qatar Please visit this website to obtain basic information about Qatar and also the following blogspot : http://tentangqatar.blogspot.com and http://www.indogulf.blogspot.com/

Here is some Activities that you can do in Qatar :

1. Have a walk along the Corniche and enjoy a cool drink

The Corniche is a waterfront walkway that starts from the Sheraton Hotel and stretches for 14 kilometres around to almost the Doha Club. In cooler weather, it’s a popular place to walk, jog, or rollerblade.
You’ll find a number of little coffee/tea huts along the way, for example in Al Bidda Park (”Family Park”). Don’t miss the big statue of “Orry” the Asian Games 2006 mascot. It’s halfway between the Qatar Central Bank building and the Sheraton. Close by is a little “Nescafe” kiosk that does a very nice Lemon-Mint soda and fresh samosas (Indian savoury pastries). Sometimes, there are art exhibitions along this stretch of the Corniche, especially during the cooler winter months.

2. Catch a movie

Weather too hot & humid? Nothing to do on a Friday morning? I suggest you go and watch a movie at one of the many cinemas in Doha. Currently the cinema with the best screens is the Grand Cinecentre at the top floor of the City Centre Mall. Should you want to know what’s playing where, just check the listings in either the Gulf Times or The Peninsula newspapers or look up the numbers for the cinemas in the latest issue of the Marhaba guide and call them.
Cinema tickets (and popcorn!) are very cheap in all theaters in Doha. The best time to go is early in the day or during prayer times (consult the newspapers again ;-)), because then you’ll avoid having big crowds in the cinema. New releases normally come to Doha fairly soon, but you may have to wait for others and yet others never even make it here.

3. Have a yummy Thai meal

The Thai Shack is an excellent Thai restaurant on Mirqab Street, between C-Ring Road and Doha Clinic. In the winter, try and get a table in the garden by the fountain - during the summer a table in the air-conditioned inside area might be more comfortable. Don’t expect fancy service or fancy decorations - this is a down-to-earth, budget, restaurant. Though it doesn’t look like it, there is table-service; however, the waiters speak very little English. Luckily the menu comes with big pictures of every dish and all you need to do when faced with communication difficulties is to point at your choice.
I have not had a bad meal there and especially the Thai fried rice and the Pad Thai are really nice.
When you have finished your meal, your waiter will bring you the bill - don’t try and pay the waiter, instead walk to the cashier’s counter inside the restaurant (next to the wall with the big menu display) and hand over your bill & money (no credit cards accepted).
Source : www.tripadvisor.com