Finally … Tiba juga waktunya merasakan manfaat jauh2 datang ke negeri gurun pasir ini, he..he.he… walaupun hanya sekedar menonton langsung MotoGP dari Grand Stand, tapi paling tidak ini tidak mungkin dilakukan kalau di Indonesia, hari Minggu, tanggal 9 Maret 2008, MotoGP 2008 diadakan di Doha, dan untuk yang pertama kalinya Racing MotoGP dilakukan pada malam hari.
Dengan bantuan sinar lampu, walaupun sudah pukul 11 malam, tetapi Losail International Circuit tetap terang benderang, dan dipenuhi dengan orang2 yang tentunya sebagian besar berdomisili di Doha, Maklumlah karena disini hiburan masih jarang, jadi kalau ada event2 international begini pasti langsung diserbu, dan lagipula memang MotoGP termasuk event yang penggemarnya banyak karena hampir semua usia masuk kategori dan juga harga ticket nya sangat terjangkau.
Nah, yang paling menarik lagi, kebetulan seri sebelum MotoGP ada seri 250cc yang mana salah satu pesertanya Pembalap dari Indonesia (doni), dan karena ini warga Indonesia yang nonton malam itu sangat banyak, Pokoknya seru deh, serasa di Jakarta aja malam itu, karena tiba2 ajah disamping terdengar orang ngomong bahasa jawa timur dengan logatnya yang sangat kental, dan pas mau jalan ke Toilet dengar obrolan dalam bahasa sunda, yang paling takjubnya teriakan2 dengan logat Batak pun sangat banyak kedengaran, terakhir ketahuan ternyata banyak orang Batak disana… Hmmm.. pada titik ini aq bangga dengan quote “Be Your Self” karena ternyata orang Batak itu ada dimana2.
Kembali ke topik, apa sih yang paling umum diketahui orang kalau ditanya tentang MotoGP? pasti kebanyakan orang langsung kepikiran Sang Doctor, siapa lagi kalau bukan Valentino Rossi, Sang Juara yang sudah beberapa kali jadi juara dunia dalam event ini, Sama halnya orang kalau ditanya Sepak Bola, mungkin akan langsung keingat Ronaldo… Memang bisa dikatakan 10 tahun terakhir Rossi menjadi aktor utama dalam MotoGP..
Malam itu Rossi Start di posisi 6, tetap hebatnya setelah lap ketiga, Rossi sudah berada pada posisi Pertama, tapi sangat disayangkan karena keterbatasan kecepatan Mesin Yamaha pada track lurus, pada akhir lomba Rossi kali itu tidak berhasil menjadi juara, kekurangan pada mesin Yamaha ini memang sudah sejak lama dikomplain Rossi dan Yamaha pun sudah mengetahuinya, cuma mungkin belum ketemu solusinya…
Tapi yang pasti pengalaman baru pada malam itu benar2 Luar Biasa, apalagi karena ini pengalaman pertama kali nonton langsung event international
, Melihat langsung Valentino Rossi “The Doctor”, jumlah penonton yang banyak dan suara deru motor yang sangat keras sekali adalah hal baru dan menjadi pelajaran penting, dimana sekali lagi kalau mau nonton acara beginian harus bawa penutup telinga (for sure, it is really “Bising”)
Yang terakhir, diantara 3 orang pemenang undiannya, ada satu orang Indonesia yang dapat Motor Gede sejenis dengan yang dipakai para pembalap di motoGP
kira2 motornya mirip dengan Ducatti yang ada di foto diatas, he.he.he kalau ini mah nebeng ambil foto
Salam
Bah, tabo nai ate bang. Kirim ma jo sian i ducati i bah, holan kaca spion na pe, nga mantap i :D. heheheh…
Comment by ferdinand — May 26, 2008 @ 3:32 am
na gabe naeng pambalap do hape hita…..
alai sombong do lae bah..
Comment by asenk — June 11, 2009 @ 12:15 pm